Headlines News :

Latest Post

Membuka Microsoft Word dalam Safe Mod

Written By Perdi on Kamis, 10 April 2014 | 14.08

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Safe mode yang dimaksud disini bukanlah safe mode pada windows yang diakses melalui perintah tombol F8 ketika windows booting. Namun Safe mode disini hanya berlaku pada ms word saja sedangkan kondisi windows tetap dalam keadaan normal. Safe mode pada Microsoft Word dapat digunakan ketika Microsoft Word terjadi error. Ketika MS Word anda error anda mungkin dapat menggunakan posisi safe mode pada ms word tersebut untuk membuka dokumen anda.
Hanya saja pada kondisi safe mode, anda tidak dapat menggunakan secara penuih fitur-fitur yang ada di Ms Word tersebut. Fitur yang dapat digunakan hanya terbatass pada beberapa fitur. Berikut ini adalah beberapa fitur yang tidak dapat digunakan ketika menggunakan Ms Word dalam safe mode.
  • Tidak ada template yang disimpan
  • Office Assistant tidak langsung muncul secara otomatis.
  • Pengaturan di Ms Word tidak dapat disimpan
  • Anda tidak dapat menggunakan autocorrect.
  • Recovered documents tidak secara otomatis terbuka.
  • Dan lain-lain
Meskipun demikian, anda dapat membuka dokumen secara darurat pada ms word safe mode ketika ms word anda rusak atau error. Cara membuka atau menjalankan Microsoft dalam Safe Mode adalah sebagai berikut.
  1. Tekan dan tahan tombol Ctrl kemudian klik ganda pada file Dokumen Word untuk membuka dokumen.
  2. Kemudian muncul jendela popup seperti dibawah ini dan silahkan klik Yes, maka Ms word akan terbuka dalam safe mode dan pada title bar akan tampil judul file diikuti dengan (Safemode). word safe mode
Cara yang lain untuk dapat menggunakan ms word dalam safe mode adalah buka run dengan kombinasi window+R kemudian ketikkan perintah winword.exe /safe kemudian tekan enter. Maka ms word akan terbuka dalam safe mode.
safe mode
Semoga bermanfaat!
ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين







Setelan Dasar Instalasi Drupal untuk Pemula

Written By Perdi on Selasa, 08 April 2014 | 14.07

Drupal merupakan perangkat sistem pengembangan website yang lumayan kompleks. Dibandingkan versi sebelumnya (< versi 6.x), Drupal versi 7 hadir dengan antarmuka yang lebih baik sehingga memudahkan pengguna pemula dalam melakukan kostumisasi pada Drupal. Namun demikian tidak semua perangkat kostumisasi tertanam secara default. Artikel ini sengaja saya tulis untuk memudahkan pengguna pemula mengenai apa saja yang perlu dan harus dilakukan setelah sukses melakukan instalasi Drupal yang pertama. Beberapa saran dan anjurannya adalah:

  1. Menentukan konsep situs. Anda harus menentukan konsep situs yang akan Anda buat dengan jelas. Perlu Anda ketahui bahwasanya Drupal bisa digunakan untuk membuat sebuah situs Blog pribadi, profil usaha, e-commerce, forum diskusi, web portal dari skala kecil, skala menengah hingga kelas enterprise. Penentuan konsep yang jelas akan meminimalisasi penggunaan modul tambahan sehingga modul yang nantinya kita tambahkan benar-benar yang kita butuhkan. Penggunaan modul yang efisien akan mengakibatkan situs berjalan dengan gegas, cepat dan stabil.
  2.  
  3. Mengaktifkan modul inti. Modul inti berikut ini terkadang belum aktif ketika pertama kali Drupal di install, pastikan Anda mengaktifkan modul ini karena sangat bermanfaat ketika kita akan melakukan konfigurasi situs:
    • Update Manager, modul ini berguna untuk memudahkan pemasangan modul dan tema tanpa melalui control panel hosting. Pastikan situs Anda sudah muncul tautan +Install new Module di kiri atas halaman konfigurasi Module atau +Install new theme pada halaman Appearance
    • Path, modul ini berguna untuk mengkonfigurasi URL ramah sehingga situs mudah dikenali oleh search engine. Pastikan situs Anda sudah bisa mengaktifkan opsi URL ramah melalui Configuration > Search & metadata > URL Friendly.
  4.  
  5. Menambahkan modul kontribusi.
    1. Admin menu, modul ini berguna untuk menampilkan semua sistem menu menjadi menu toolbar yang dropdown sehingga mengurangi memuat halaman secara berulang dan mempersingkat menuju suatu halaman konfigurasi.
    2. Pathauto, berfungsi untuk memudahkan pembuatan URL ramah secara otomatis. Biasanya nama URL ramah berdasarkan judul artikel dan bisa dikonfigurasi sesuai keinginan kita. Dengan konten yang memiliki URL yang ramah akan menjadikan situs kita menjadi SEO Friendly. Modul ini membutuhkan modul token akar bisa diaktifkan.

Contoh URL tidak ramah: http://situsku.com/?q=node/891

Contoh URL ramah: http://situsku.com/cara-mempercepat-akses-website

    1. Wysiwyg, modul ini adalah antarmuka untuk penambahan pustaka teks editor seperti CKEditor, IMCE, TinyMCE dll. Jika Anda suka dengan antarmuka tunggal Anda bisa langsung menggunakan modul CKEditor. (Saya menyarankan CKEditor karena teks editor ini akan menjadi teks editor standar Drupal versi 8).
    2. IMCE, ini adalah modul untuk file manager (upload, delete, resize image) agar berkas bisa diunggah ke server hosting Anda.
    3. Modul Anti Spammer. Modul ini wajib Anda tanam di situs Anda untuk menghindari gangguan dari pengguna usil terutama serangan dari robot-robot spammer. Dan saya sangat menganjurkan modul Captcha free dan Honeypot sebagai modul anti spammernya. Selain mudah dalam konfigurasinya juga sangat kuat dan tidak membutuhkan pendaftaran ke server pihak ketiga seperti modul Mollom (walaupun bagus tapi membutuhkan registrasi di server lain dan kadang mengganggu kinerja sistem kita sendiri). Dari pengalaman pribadi, menggunakan salah satu dari dua modul diatas benar-benar ampuh untuk mengurangi spammer hingga nyaris tidak ada gangguan.
    4.  
  1. Mematikan modul inti.
    1. Overlay. Walaupun memudahkan dengan tampilannya yang menarik, tapi sangat lambat jika digunakan pada jaringan internet yang standar. (Dan modul ini tidak digunakan lagi pada Drupal 8).
    2. Toolbar. Modul ini tidak bisa menampilkan menu secara dropdown, fungsinya tergantikan dengan modul Admin menu.
  2.  
  3. Anjuran konfigurasi sistem.
    • Jika situs Anda tidak memiliki pengguna tambahan aktifkan opsi pendaftaran anggota menjadi [x]Only administrator dari menu admin/config/people/accounts.
    • Jika situs Anda mayoritas anggotanya adalah pengguna dari Indonesia aktifkanlah opsi bahasa lokal dengan Bahasa Indonesia untuk memudahkan pengguna yang mengaksesnya. Aktifkan modul inti Locale dan impor berkas terjemahan antarmuka Drupal bahasa Indonesia dari situs resmi.
    • Aktifkanlah Cache situs, untuk mempercepat akses ke pengguna anonim. Jika informasi situs Anda jarang diperbarui, setel masa aktif cache dengan durasi yang lama dan sebaliknya jika situs Anda sering mengalamai perubahan data setel dengan masa waktu yang lebih cepat.
    • Aktifkan pemampatan berkas CSS tunggal, terutama jika situs Anda digunakan untuk mengakomodasi pengguna dari browser versi lama (Internet Explorer). Centang opsi [x] Aggregate and compress CSS files pada konfigurasi menu Performance.
  1.  
  2. Anjuran pemilihan tema.
    • Pilihlah tema yang bersifat responsive yakni tema yang bisa menyesuaikan tampilan secara otomatis pada berbagai jenis piranti gadget pengakses situs. Dengan tema yang responsive Anda tidak perlu membuat disain situs yang berbeda-beda untuk berbagai macam gadget.
    • Pilihlah tema yang support HTML5.
    • Jika punya kemampuan ngoprek atau mau belajar untuk ngoprek tema, gunakanlah tema framework dan buatlah tema turunannya (subtema). Tema framework yang populer adalah Zen, Omega, Adaptive , Bootstrap dll.
    • Jika Anda sudah familier atau fanatik dengan tema tertentu tetapi memiliki jumlah kolom dan region yang tidak memadai (sedikit), gunakanlah modul Panel. Dengan modul ini tema favorit Anda akan memiliki jumlah kolom dan region yang nyaris tak terbatas.

 

Sumber:

drupal.or.id

Cara Membuat Artikel di Joomla 3.x

Written By Perdi on Senin, 07 April 2014 | 14.06

Untuk membuat berita baru (artikel) di Joomlah 3.x, dapat dilakukan dengan sangat mudah, silahkan ikuti langkah berikut :
1. Loginlah ke BackEnd Joomla dengan mengetik http://localhost/Joomla3/Administrator atau http://nama-domain/Administrator
2. Pada Baris Menu, Pilih Content > Article Manager > Add new Article atau anda bisa mengeklik Quick icon Add new article di deratan sebelah kanan halaman Control panel Joomla
3. Selanjutnya pada halaman Article Manager: Add New Article, Isilah :
•Title : Judul artikel
•Category : Kategori artikel
•Ketikkan isi artikelnya pada kolom di bawahnya
4. Pada tombol :
•Article : Pilihlah artikel lain yang akan sisipkan dalam artikel ?(berupa hyperlink)
•Image : Pilihlah gambar yang akan disisipkan ke dalam artikel
•Page break : untuk berganti halaman lain yang masih dalam satu artikel
•Read More : Jika ingin menambahkan hyperlink teks Read More
5. Pada pilihan Link and Images,
Intro Image : Pilihlah gambar yang ingin ditampilkan pada halaman intro artikel
Image Float : Isilah dengan model perataan teks terhadap gambar
Alt Text dan Caption : Isilah dengan keterangan gambar
Pada isian selanjutnya
Full article image : Pilihlah gambar yang ingin ditampilkan pada halaman artikel
Image Float : Isilah dengan model perataan teks terhadap gambar
Alt Text dan Caption : Isilah dengan keterangan gambar
Pada Bagian Details :
Status : Pilihlah Published/Unpublished/Archieved/Trashed
Access : Public/ Registered/Special/Customer access level
Featured : Yes/No, jika ingin ditampilkan pada frontpage/tidak
Language : All
Pada tab selanjutnya (Publishing Options, Article Options, Configure edit screen, metadata options, article permission), isilah dengan keterangan (Tanggal/author/ dan seterusnya) yang berkaitan dengan artikel yang sedang dibuat.
6. Klik Save and close

Cara Mengganti Template Joomla 3.x

Written By Perdi on Minggu, 06 April 2014 | 14.06

Hal pertama yang biasa saya lakukan setelah menginstal Joomla adalah mengganti theme Joomla. Bagi saya, menentukan Template Joomla merupakan bagian yang sangat penting, sebab penampilan blog sangat menentukan kenyamanan owner dan user (visitor).
Selanjutnya untuk mengganti Template Joomla dengan theme yang baru saja anda download, ikuti langkah berikut :
1. Loginlah ke BackEnd Joomla dengan mengetik http://namadomain/administrator atau http://localhost/Joomla/Administrator.
2. Klik Menu Extensions > Extension Manager.
3. Pada Tab Install, anda memiliki 3 pilihan metode instalasi (ini yang berbeda dari Joomla versi sebelumnya) berdasarkan source installernya, yaitu Upload Package File, Install from Directory dan Install From URL.
Jika anda ? sudah memiliki file Template berformat .zip, maka anda bisa memilih? Upload Package File.
3. Klik Choose file/Browse untuk memilih? file template berformat .zip dan klik Upload & Install.
Catatan : Jika file Theme .zip yang sudah didownload ada tulisan “UNPACKFIRST“, maka file tersebut harus anda extract terlebih dahulu untuk mendapatkan file theme yang akan diinstal. Jika tidak, maka instalasi theme tidak akan berhasil.
3. Jika instal theme berhasil, maka akan muncul pesan “Installing template was successful” dan di bagian bawah akan terlihat logo Theme yang baru saja diinstal.
4. Selanjutnya untuk mengaktifkan Theme tersebut, Silahkan klik Extensions, Template Manager.
5. Pada daftar template yang ada, beri tanda centang pada? theme yang baru saja anda install, dan klik tanda bintang pada bagian kanan (Set Default).
6. Untuk melihat perubahannya, Refreshlah halaman Site Joomla atau ketik http://localhost/joomla. Maka template yang lama akan berganti menjadi template baru.

Perbedaan Hub, Switch, Bridge dan Router

Written By Perdi on Sabtu, 05 April 2014 | 14.04

Untuk menghubungkan komputer dalam sebuah jaringan, kita kadang mendengar istilah Hub, Switch, Bridge dan Router, lantas apa perbedaan diantara keempat peralatan tersebut?. Tulisan ini saya rangkum dari berbagai sumber terutama modul kuliah jaringan komputer yang pernah saya dapatkan. Berikut definisi dan perbedaan Hub, Switch, Bridge dan Router.


Hub

  • Suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa node (komputer) sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star.
  • Beberapa hub di pasaran kadang disebut dengan istilah hub-switch yang sering dikira oleh kita sebagai switch, tentu saja hub lebih lambat performanya daripada switch.
    hub
  • Cara Kerja:
    Ketika sebuah paket tiba di salah satu port, paket itu akan disalin ke port-port yang lain di hub. Atau dengan kata lain hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat.
  • Hub dengan spesifikasi 10/100Mbps harus berbagi bandwidth dengan masing-masing port. Jadi ketika hanya satu PC yang menggunakan, akan mendapat akses bandwith yang maksimum yang tersedia. Namun, jika beberapa PC beroperasi atau di gunakan pada jaringan tersebut, maka bandwidth akan dibagi kepada semua PC, sehingga akan menurunkan kinerja jaringan
  • Simulasi cara kerja Hub dapat dilihat di: http://goo.gl/P26dXp 
Bridge
  • Berfungsi menghubungkan dua buah LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu LAN yang jauh lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa Bridge.
  • Bridge dapat menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet).
  • Bridge dapat menghubungkan dua LAN yang kedua-duanya menggunakan metode transmisi baseband atau broadbrand ataupun LAN dengan baseband dan LAN dengan broadband atau metode akses CSMA/CD dengan token passing dan sebagainya bergantung pada jenis Bridge yang digunakan.
  • Salah satu contohnya adalah Cisco-Linksys WET54G Wireless-G Ethernet Bridge seperti tampak pada gambar dibawah:
    Cisco-LinksysWET54GWireless-GEthernetBridge
  • Cara Kerja:
    Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket paket diteruskan ke segmen tujuan. Dengan demikian bridge juga mencegah pesan rusak agar tidak menyebar keluar dari satu segmen.
  • Bridge bekerja pada lapisan physical layer dan data link layer, sehingga akan mempengaruhi unjuk kerja LAN bila sering terjadi komunikasi sistem yang berada di LAN yang berbeda yang terhubung oleh Bridge.
  • Simulasi cara kerja Bridge dapat dilihat di:  http://goo.gl/QgsKt2 
Switch
  • Switch bentuknya hampir sama dengan hub.
  • Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN Switch merupakan perluasan dari konsep bridge.
  • Salah satu contohnya adalah HP Procurve V1810-8G yang merupakan 8 Port Gigabit Switch.
    HPV1810-8G8PortGigabitSwitch
  • Cara Kerja:
    Ada dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward.
  • Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk meneriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.
  • Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.
  • Simulasi cara kerja Switch dapat dilihat di: http://goo.gl/1mhj3g
Router
  • Berfungsi agar data sampai ke tempat tujuan pada jaringan sesuai yang dikehendaki. 
  • Router biasanya digunakan untuk menghubungkan jaringan lokalke internet.
  • Salah satu contohnya adalah Mikrotik Router dan Linksys WRT54GL yang dalam pengaturan konfigurasinya bisa berfungsi juga sebagai bridge atau switch.
  • Cara Kerja:
    Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal.
  • Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data.), bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal.
  • Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan.
  • Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan., dua LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa computer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet.
  • Apabila hub, bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device.
  • Simulasi cara kerja Router dapat dilihat di: http://goo.gl/k3Hbrk
Oh iya, ada informasi menarik nich.. Bagi temen-temen yang ingin memperdalam pengetahuan mengenai sistem operasi Windows 7, temen-temen bisa bisa mendapatkannya melalui ebook Panduan Windows 7 dan sudah menggunakan bahasa Indonesia. Ebook ini dijual di Amazon seharga $9.9 tetapi disini Anda bisa mendapatkannya secara legal dan GRATIS. Info selengkapnya klik disini

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Belajar Blogger dan Komputer - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger